Bengkulu,reformasinews.com- Pemprov Bengkulu akan meningkatkan kualitas layanan kesehatan Rumah Sakit M Yunus (RSMY). Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah meningkatkan kelas rumah sakit dengan menambah fasilitas rawat inap yang lebih nyaman dan representatif.
Upaya tersebut akan merevitalisasi Gedung IRNA Fatmawati, yang sebelumnya digunakan sebagai ruang perawatan pasien Covid-19. Saat ini, gedung tersebut mengalami kerusakan di beberapa bagian dan membutuhkan perbaikan sebelum dapat difungsikan kembali.
“Kita upayakan Gedung IRNA Fatmawati segera kembali digunakan sebagai ruang rawat inap, tentunya setelah perbaikan fasilitas yang diperlukan,” ujar Gubernur Helmi Hasan saat meninjau RSMY, Minggu (23/3).
Selain itu, pembangunan Gedung Pelayanan Jantung Terpadu (PJT) juga terus dilanjutkan. Sejumlah ruangan telah rampung, dan alat kesehatan (alkes) mulai dilengkapi. Namun, masih ada beberapa bagian yang perlu diselesaikan agar layanan jantung dapat beroperasi secara optimal.
“Tadi kami juga meninjau Gedung PJT. Pembangunannya akan segera dilanjutkan agar bisa segera difungsikan. Apalagi sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin telah meninjau gedung ini dan menyatakan dukungannya dalam melengkapi peralatan medis yang dibutuhkan,” ujar mantan walikota Bengkulu dua priode ini.
Helmi juga menyoroti fasilitas layanan Poli yang masih membutuhkan banyak perbaikan. Masyarakat mengeluhkan antrean panjang serta keterbatasan tempat duduk bagi pasien yang menunggu pelayanan medis.
“Kami ingin memastikan tidak ada lagi pasien yang harus antre lama untuk mendapatkan pelayanan di poli. Saat ini, berbagai opsi sedang dikaji, seperti menambah lantai gedung, memindahkan layanan poli ke lokasi lain, atau bahkan membangun gedung baru.
InsyaAllah, Pemprov berupaya agar RSMY semakin maju dan menjadi rumah sakit yang lebih baik bagi masyarakat Bengkulu,” kata Helmi.(rr)


