Dinsos Bengkulu Himbau Irang Tua, Agar Anak Saat Magrib  Berada di Rumah

oleh -107 Dilihat

Bengkulu,reformasinews.com- Peristiwa pembunuhan sadis terhadap dua orang anak di Kota Bengkulu menjadi pembelajaran bersama. Agar kejadian serupa tidak terulang lagi, Kadis Sosial Kota Bengkulu Sahat Marulitua Situmorang mencoba mensosialisasikan gerakan Magrib ada di Rumah.

Maksudnya, ia menghimbau kepada seluruh masyarakat, orangtua atau setiap kepala keluarga agar lebih peduli dan memperhatikan anak-anaknya. Anak-anak agar tidak dibiarkan bermain lepas ke luar rumah tanpa ada pengawasan.

Menurut Sahat permasalahan yang ditemukan oleh dinas sosial selaku perpanjangan tangan pemerintah Kota Bengkulu adalah banyak ditemukan keluarga-keluarga yang orangtuanya kurang peduli terhadap keberadaan anak-anaknya.

“Mereka menganggap anak-anak mereka yang berusia 10 sampai 15 tahun itu sudah dewasa, sudah bisa menjaga diri mereka sendiri. Asumsi seperti itu kemudian membuat permasalahan-permasalahan timbul di kota ini karena anak-anak tidak bersama orangtuanya disaat waktu yang penting seperti magrib,” jelas Sahat.

Maka, Sahat menghimbau masyarakat melalui gerakan Magrib ada di Rumah. “Paling tidak nanti kita mendorong keluarga-keluarga di Kota Bengkulu dengan gerakan Magrib ada di rumah. Anak-anak makan bersama di rumah, mungkin sejak jam 15.30 WIB sudah mandi dan berkumpul dengan keluarga di rumah. Atau bagi yang muslim bersiap salat magrib dengan orangtua,” kata Sahat.

Terkait gerakan Magrib ada di Rumah ini, Sahat juga akan sampaikan kepada Walikota dan Wakil Walikota agar kemudian dapat dibuat surat edaran kepada masyarakat.

“Kita nanti juga akan menyampaikan itu kepada walikota dan wawali, nanti kita akan minta membuat surat edaran agar ada bentuk arahan kepada masyarakat untuk peduli dengan keluarganya terutama anak-anaknya. Kejadian hari ini anak orang lain, jangan sampai kelak terjadi juga pada anak dari anggota keluarga kita,”kata Sahat.*