Daftar Kesepakatan yang Diteken RI-Prancis

oleh -113 Dilihat
Presiden Prabowo bersama Presiden Francis. Foto: AFV/CNN

Jakarta,reformasinews.com- Kunjungan kenegaraan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Republik Indonesia (RI) mencatatkan sejarah baru dalam hubungan bilateral kedua negara.

Sebanyak 21 dokumen kesepakatan diteken, ditunjukkan, dan diumumkan oleh Macron dan Presiden RI Prabowo Subianto setelah pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Rabu (28/5).

Puluhan kesepakatan ini menandai komitmen kuat RI-Prancis untuk memperdalam kemitraan strategis lintas sektor. Dokumen-dokumen ini sendiri mencakup deklarasi bersama, kerja sama antarpemerintah (G-to-G), kerja sama antarlembaga (P-to-P), kemitraan swasta (B-to-B), hingga pengumuman kerja sama antar bank sentral.

Dilansir dari laman Sekretariat Presiden, ada empat deklarasi bersama yang diadopsi oleh Prabowo dan Macron.

Deklarasi ini meliputi Deklarasi Bersama untuk Pengembangan Kemitraan Strategis Indonesia-Prancis hingga 2050 (Joint Vision 2050), Deklarasi Bersama untuk Strategi di Bidang Kebudayaan antara Indonesia dan Prancis, Deklarasi Penyelesaian Damai Isu Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara, dan Pernyataan Bersama antara Presiden Republik Indonesia dan Presiden Republik Prancis.

“Deklarasi tersebut mencerminkan kesamaan visi jangka panjang kedua negara, serta kontribusi bersama terhadap perdamaian dan kebudayaan dunia,” demikian pernyataan Sekretariat Presiden

Selain itu, sebanyak 11 deliverables juga resmi ditandatangani dalam kesempatan tersebut. Ini terdiri dari 10 kesepakatan G-to-G dan satu kesepakatan P-to-P.

Kerja sama antarpemerintah mencakup antara lain:

1.⁠ ⁠Kesepakatan kerja sama di bidang peningkatan kapasitas diplomatik, yang ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri RI dan Menteri Muda urusan Frankofoni dan Kemitraan Internasional Prancis;
2.⁠ ⁠Kesepakatan kerja sama di bidang pertukaran dan perlindungan bersama atas informasi rahasia dan dilindungi dalam bidang pertahanan (MPCIA), yang ditandatangani oleh Menteri Pertahanan RI dan Menteri Angkatan Bersenjata Prancis;

3.⁠ ⁠Kesepakatan kerja sama pertahanan strategis, yang ditandatangani oleh Menteri Pertahanan RI dan Menteri Angkatan Bersenjata Prancis;
4.⁠ ⁠Kesepakatan kerja sama di bidang pertanian, yang ditandatangani oleh Menteri Pertanian RI dan Menteri Ekonomi, Keuangan dan Kedaulatan Industri dan Digital Prancis;

Internasional

MENU
Home Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup Fokus Kolom Terpopuler Infografis Foto Video Indeks
Palestina
Rudal
Perang India Pakistan
Emmanuel Macron
Pegunungan Alpen

Internasional

Asean
Daftar Kesepakatan yang Diteken RI-Prancis
CNN Indonesia
Sabtu, 31 Mei 2025 08:30 WIB

Sebanyak 21 dokumen kesepakatan diteken oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden RI Prabowo Subianto usai pertemuan di Istana Merdeka, Rabu (28/5). (AFP/LUDOVIC MARIN)
Jakarta, CNN Indonesia — Kunjungan kenegaraan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Republik Indonesia (RI) mencatatkan sejarah baru dalam hubungan bilateral kedua negara.
Sebanyak 21 dokumen kesepakatan diteken, ditunjukkan, dan diumumkan oleh Macron dan Presiden RI Prabowo Subianto setelah pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Rabu (28/5).

Puluhan kesepakatan ini menandai komitmen kuat RI-Prancis untuk memperdalam kemitraan strategis lintas sektor. Dokumen-dokumen ini sendiri mencakup deklarasi bersama, kerja sama antarpemerintah (G-to-G), kerja sama antarlembaga (P-to-P), kemitraan swasta (B-to-B), hingga pengumuman kerja sama antar bank sentral.

Dilansir dari laman Sekretariat Presiden, ada empat deklarasi bersama yang diadopsi oleh Prabowo dan Macron.

Deklarasi ini meliputi Deklarasi Bersama untuk Pengembangan Kemitraan Strategis Indonesia-Prancis hingga 2050 (Joint Vision 2050), Deklarasi Bersama untuk Strategi di Bidang Kebudayaan antara Indonesia dan Prancis, Deklarasi Penyelesaian Damai Isu Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara, dan Pernyataan Bersama antara Presiden Republik Indonesia dan Presiden Republik Prancis.

Pilihan Redaksi
Prabowo dan Macron Makan Siang Bareng Taruna Akmil
Kunjungan Macron ke RI Hasilkan Kesepakatan Kerja Sama Rp179 T
Fadli Zon Ungkap Momen Prabowo-Macron di Stupa Paling Atas Borobudur
“Deklarasi tersebut mencerminkan kesamaan visi jangka panjang kedua negara, serta kontribusi bersama terhadap perdamaian dan kebudayaan dunia,” demikian pernyataan Sekretariat Presiden.

Selain itu, sebanyak 11 deliverables juga resmi ditandatangani dalam kesempatan tersebut. Ini terdiri dari 10 kesepakatan G-to-G dan satu kesepakatan P-to-P.

Kerja sama antarpemerintah mencakup antara lain:

1.⁠ ⁠Kesepakatan kerja sama di bidang peningkatan kapasitas diplomatik, yang ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri RI dan Menteri Muda urusan Frankofoni dan Kemitraan Internasional Prancis;
2.⁠ ⁠Kesepakatan kerja sama di bidang pertukaran dan perlindungan bersama atas informasi rahasia dan dilindungi dalam bidang pertahanan (MPCIA), yang ditandatangani oleh Menteri Pertahanan RI dan Menteri Angkatan Bersenjata Prancis;
3.⁠ ⁠Kesepakatan kerja sama pertahanan strategis, yang ditandatangani oleh Menteri Pertahanan RI dan Menteri Angkatan Bersenjata Prancis;
4.⁠ ⁠Kesepakatan kerja sama di bidang pertanian, yang ditandatangani oleh Menteri Pertanian RI dan Menteri Ekonomi, Keuangan dan Kedaulatan Industri dan Digital Prancis;

5.⁠ ⁠Kesepakatan kerja sama di bidang mineral kritis dan metal, yang ditandatangani oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral RI dan Menteri Ekonomi, Keuangan dan Kedaulatan Industri dan Digital Prancis;
6.⁠ ⁠Kesepakatan kerja sama di bidang kehutanan berkelanjutan, yang ditandatangani oleh Menteri Kehutanan RI dan Menteri Ekonomi, Keuangan dan Kedaulatan Industri dan Digital Prancis;
7.⁠ ⁠Kesepakatan kerja sama di bidang ekonomi kreatif, yang ditandatangani oleh Menteri Ekonomi Kreatif RI dan Menteri Kebudayaan Prancis;
8.⁠ ⁠Kesepakatan kerja sama di bidang kebudayaan, yang ditandatangani oleh Menteri Kebudayaan RI dan Menteri Kebudayaan Prancis;
9.⁠ ⁠Kesepakatan kerja sama di bidang pengelolaan risiko bencana, yang ditandatangani oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Menteri Muda urusan Frankofoni dan Kemitraan Internasional Prancis;
10.⁠ ⁠Kesepakatan kerja sama di bidang transportasi, yang ditandatangani oleh Menteri Perhubungan RI dan Menteri Muda urusan Frankofoni dan Kemitraan Internasional Prancis.

Sementara itu, satu kesepakatan antarlembaga yang diteken adalah kesepakatan kerja aama di bidang pengembangan ekosistem olahraga kuda antara PORDASI dan sejumlah institusi berkuda terkemuka Prancis seperti IFCE, FFE, France Galop, hingga AFASEC.

Selain penandatanganan, lima kerja sama strategis juga ditunjukkan dalam sesi showing di hadapan kedua kepala negara. Lima kerja sama ini yakni:
1.⁠ ⁠Kesepakatan kerja sama antara Badan Gizi Nasional (BGN) dan Danone, untuk mendukung upaya peningkatan gizi nasional untuk membangun generasi yang sehat dan maju;
2.⁠ ⁠Kesepakatan kerja sama antara Danantara, Indonesia Investment Authority (INA), dan Eramet, terkait kerja sama mineral kritis untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik dan hilirisasi nikel;
3.⁠ ⁠Investasi Bersama antara PT. RGE Indonesia dan TotalEnergies, terkait pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya dan penyimpanan energi baterai guna mendukung transisi energi;

4.⁠ ⁠Investasi antara PT Citra Bonang dan Lesaffre, terkait perluasan fasilitas produksi ragi guna memperkuat rantai pasok dalam rangka mendukung prioritas ketahanan pangan;
5.⁠ ⁠Kesepakatan kerja sama antara PT SMI, PT PLN, dan HDF, mengenai pengembangan proyek hidrogen hijau di Indonesia Timur untuk mendorong energi bersih termasuk melalui dukungan pembiayaan di sektor ketenagalistrikan.
Sebagai bagian dari deliverables yang diumumkan, Bank Indonesia dan Banque de France juga sepakat menjalin kerja sama.

“Penandatanganan dan pengumuman 21 dokumen kerja sama ini menjadi simbol eratnya kemitraan strategis antara Indonesia dan Prancis,” demikian keterangan Sekretariat Presiden.* Sumber dikutif dari cnnindonesia