RA Deny: Triwulan I 2025, Inflasi Terjaga, Pertumbuhan Ekonomi Bengkulu Tumbuh Positif

oleh -165 Dilihat
Kepala Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu Poto Bersama Asisten III Setprov Bengkulu RA Deny dan lainnya. Foto: Yusrizal/ reformasinews.com

Bengkulu,reformasinews.com- Di tengah tantangan global ekonomi saat ini, kondisi pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu tumbuh positif.

Hal ini tentunya kolaborasi dukungan  semua pihak dalam rangka menunjang stabilitas ekonomi Provinsi Bengkulu.

Penegasan tersebut dikatakan Asisten III Sekprov Bengkulu RA Deny pada acara sarasehan perekonomian Bengkulu, laporan perekonomian provinsi( LPP)  edisi Mei 2025 Triwulan I tahun 2025 KFR Triwulan I bertempat di Hotel Grace Kota Bengkulu, Rabu 18 Juni 2025.

Sarasehan yang digelar Bank Indonesian ( BI) Perwakilan Bengkulu ini, menurut Deny, pada triwulan I tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu meningkat ke level 4,84 persen( yoy). Indikatornya menunjukkan peningkatan realisasi dari triwulan yang sama pada tahun 2024 sebesar 4,25 persen( yoy).

” Pertumbuhan ini dirasa cukup baik untuk memulai tahun 2025, yang mana ekonomi kita tumbuh sama dengan ekonomi nasional.

Kita juga patut bersyukur produksi pertanian dan peternakan cukup baik pada triwulan I tahun 2025, sehingga  menopang pendapatan masyarakat disamping Bansos,” katanya.

Disamping itu juga lanjut Deny, terjaganya inflasi, ekonomi Bengkulu dapat berjalan dengan baik.

Atas capaian tersebut, Pemprov Bengkulu juga mengapresiasi  Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu dan TPID Provinsi Bengkulu yang terus berkomitmen untuk memperkuat efektivitas untuk menjaga inflasi tahun 2025 dan 2026 agar terkendali dalam sasaran 2,5 persen plus minus 1 persen, dengan tetap ikut mendorong pertumbuhan ekonomi Provinsi Bengkulu.

” Kita saat ini membutuhkan sumber biaya baru, selain APBN dan APBD,” ujar Deny. Ia juga menyinggung kebijakkan Gubernuŕ Bengkulu Helmi Hasan akan mengalokasikan dana sebesar Rp 600 miliar untuk infrastruktur pada tahun ini.

Diharapkannya tahun 2026 anggaran infrastruktur meningkat satu triliun. Disamping itu Pemprov Bengkulu juga mensuport pihak Pelindo II menyelesaikan masalah alur pelabuhan Pulau Baai.

Deny juga menyinggung sebanyak 30 UMKM Bengkulu telah diajak poromosi ke luar negeri untuk menampilkan produk mereka.

Di tempat yang sama, Kepala Bank Indonesia( BI) Perwakilan Bengkulu Wahyu Yuwana Hidayat mengatakan, pihaknya mencari formula terbaik untuk kemajuan Bengkulu.

” Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dalam beberapa kesempatan untuk mendorong kita semua untuk tumbuh menjadi provinsi pertama  tumbuh di atas 8 persen, misalnya.” Kata Wahyu.

Menurut Wahyu, itu bukan yang mustahil , tapi perlu upaya yang  siqnifikan bagaimana itu bisa terwujud.

” Alhamdulillah pengerukan alur pelabuhan Pulau Baai kini sudah dikerjakan oleh Pelindo Bengkulu. Pergerakkan barang dan jasa tidak akan berjalan dengan baik kalau infrastrukturnya tidak dalam kondisi fit,” tegas Wahyu.

Acara sarasehan tersebut dihadiri Kakanwil  DJPB Bengkulu, Kepala BPS Provinsi Bengkulu, pihak perbankan, serta kepala OPD Dijajaran Pemprov Bengkulu ( rizal)