Bengkulu,reformasinews.com– Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Agung At-Taqwa Kota Bengkulu pada Senin malam 9 Maret 2026.
Pemkot Bengkulu menggelar peringatan Nuzulul Qur’an sebagai momentum pengingat turunnya mukjizat Al-Qur’an sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat di bulan suci Ramadan.
Acara ini dihadiri langsung oleh Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, didampingi Wakil Walikota Ronny PL Tobing, Penjabat Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, serta jajaran kepala OPD, camat, dan lurah se-Kota Bengkulu.
Kegiatan diawali dengan salat Isya dan Tarawih berjemaah. Sebagai bentuk nyata kepedulian sosial, Pemkot Bengkulu memanfaatkan momentum ini untuk menyerahkan bantuan sembako kepada anak-anak yatim yang hadir.
Walikota Dedy dalam sambutannya menegaskan bahwa Nuzulul Qur’an bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan ajakan untuk kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai kompas kehidupan.
“Malam ini kita memperingati turunnya Al-Qur’an di bulan Ramadan sebagai petunjuk. Mari kita perkuat keimanan dan jadikan nilai-nilai Qur’ani sebagai pedoman sehari-hari,” ujar Dedy.
Selain pesan religius, Walikota juga memberikan catatan penting terkait kondisi keamanan di Kota Bengkulu. Menanggapi keresahan warga akibat aksi geng motor dan fenomena “perang sarung” yang sempat marak beberapa waktu lalu, Dedy memastikan kondisi saat ini telah terkendali.
“Pemerintah terus berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk memastikan rasa aman bagi masyarakat. Alhamdulillah, saat ini kondisi Kota Bengkulu kembali kondusif,” tegasnya.
Acara ditutup dengan tausiyah agama oleh Ustadz Junaidi Hamsyah dan doa bersama. Masyarakat yang hadir tampak larut dalam doa, memohon keselamatan dan keberkahan agar seluruh warga Bengkulu dapat menuntaskan ibadah Ramadan dengan tenang hingga hari kemenangan Idulfitri tiba. (if/rz)
Managing editor : yusrizal

