Daftar Haji 2011, Walikota Dedy dan Istri Gelar Acara Walimatul Safar

oleh -19 Dilihat
Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi Didampingi istri Saat Memberikan Sambutan Dihadapan Tamunya. Foto: if

Bengkulu,reformasinews.com-  Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi bersama istri menggelar acara Walimatul Safar atau syukuran dan doa bersama menjelang keberangkatan ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. Kegiatan tersebut berlangsung di rumah pribadi walikota pada Sabtu (11/6/26).

Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Ketua DPRD Provinsi Bengkulu Sumardi, Sekdaprov Hewan Antoni, serta unsur Forkopimda Kota Bengkulu seperti Kapolresta, Kajari, Danlanal, dan perwakilan Dandim 0407/Bengkulu. Hadir pula Kepala Kemenag Kota Bengkulu, Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Teuku Zulkarnain, anggota DPRD dari fraksi PAN, Ketua MUI Provinsi Bengkulu, Rektor UINFAS, Dirut Bank Bengkulu, para ulama, serta pimpinan media di Bengkulu.

Dalam sambutannya, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi menyampaikan bahwa dirinya bersama istri dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 26 Juni 2026 mendatang.

“Insya Allah kami akan berangkat ke Tanah Suci tanggal 26. Tahun ini jamaah haji yang berangkat, 97 persen di antaranya warga Kota Bengkulu,” ujar Dedy.

Ia juga menegaskan bahwa keberangkatannya bukan karena jabatan sebagai walikota, melainkan telah melalui proses panjang sejak mendaftar haji pada tahun 2011.

“Ada yang bertanya, pak wali berangkat karena walikota? Saya jawab bukan. Kami sudah daftar sejak tahun 2011. Alhamdulillah, tahun ini kami bisa berangkat dan sekaligus memimpin jamaah haji,” jelasnya.

Dedy turut menyebutkan bahwa total calon jamaah haji tahun ini mencapai 1.233.000 orang. Ia juga menyampaikan komitmennya dalam membantu jamaah.

“Seluruh jamaah haji Insya Allah akan kami berikan seragam haji, sedangkan Gubernur membantu biaya pesawat. Mohon doa bapak ibu semua, semoga kami menjadi haji yang mabrur,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dalam sambutannya menyebut acara Walimatul Safar sebagai momen yang sakral dan penuh makna.

“Acara ini adalah acara yang sakral dan penting. Haji ini adalah ibadah dan undangan Allah. Bukan karena punya uang atau jabatan. Ada orang yang punya uang dan mendaftar duluan, tapi saat waktunya tiba tidak bisa berangkat,” ungkap Helmi.

Ia juga berpesan agar perjalanan haji dimaknai sebagai ibadah sepenuhnya dan mendoakan agar Walikota Bengkulu beserta istri diberikan kelancaran.

“Maka ketika kita diundang Allah, niatkan ini sebagai perjalanan ibadah. Semoga pak walikota dan ibu diberikan kesehatan, kekuatan menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji, dan pulang menjadi haji yang mabrur,” tutupnya.(rr)