Bengkulu,reformasinews.com- Kondisi Taman Remaja yang berada di jantung Kota Bengkulu ini tidak terawat, selain jalan masuk ke taman rusak, juga fasilitas di arena taman tak terurus.
Sesuai dengan namanya taman remaja. Taman ini dijadikan anak anak muda maupun masyarakat umum untuk bersantai di bawa rindangan pohon pohon besar yang tumbuh.
Taman remaja yang menjadi icon nya Kota Bengkulu ini, ramai dikunjungi warga luar kota pada hari raya dan hari minggu. Kalau hari hari biasa sepi pengunjung.
Area taman remaja yang cukup luas, pada bagian belakang dulunya ada piaraan hewan, seperti beruang, burung, ular dan jenis hewan lainnya.
Namun, kini tak ada lagi hewan- hewan penghuni taman satwa di taman remaja . Juga bangunan pos jual tiket masuk taman satwa sudah juga sudah rusak.
Entah apa alasannya? Mungkin dana perawatan satwa minim atau tidak dianggarkan okeh pemerintah.
Taman Remaja ini miliknya Pemprov Bengkulu.Menurut informasinya Pemprov Bengkulu segera akan menata kembali kawasan taman remaja yang telah melekat di hati warga Bengkulu.
Pantauan reformasinews.com Sabtu, 2 Oktober 2024, sebanyak 20 kios pedagang kecil yang dibangun oleh pemerintah, hanya beberapa pedagang makanan ringan dan minum yang terlihat membuka kedainya.
Fasilitas patung gajah, jerafa dan beruang yang ada di taman ini terlihat kusam.
” Sangat disayangkan taman remaja ini tidak terurus dan terbengkalai tidak adanya pembenahan,” ujar Rusdi didampingi temannya warga Selebar Kota Bengkulu yang lagi nyantai.
Ia juga mengharapkan pemerintah dapat segera memperbaiki sarana dan prasarana serta fasilitas lain untuk memikat daya pengunjung.
Diakui Rusdi, benar om, kan dibelakang taman ini dulunya ada beberapa jenis satwa. ” Tapi, kini tidak ada lagi.
Kalau ditata lagi taman satwa ini, tentu minat pengunjung pasti banyak, terutama yang mengajak anak anak mereka untuk melihat jenis hewan,” harapnya.
Senada dengan Santo penjual es krim keliling sempat mangkal sejenak di taman ini, juga berharap taman remaja ini segera ditata sebagai objekwisata kota.
” Kan sayang ya, taman ini lahannya cukup luas. Tinggal lagi bagaimana pemerintah untuk menjadikan taman ini sebagai tempat wisata yang indah, nyaman, serta sebagai sumber pendapatan daerah( PAD),” katanya. ( rizal)


