35 Peserta Tingkat SD se Kabupaten Mukomuko Ikuti Lomba Bertutur

oleh -467 Dilihat
Para Peserta Lomba Poto Bersama.mr

Mukomuko,reformasinews.com – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Mukomuko menggelar lomba bertutur tingkat SD/MI SE Kebupaten Mukomuko tahun 2024.

Kegiatan yang digelar di Aula Badan Keuangan Daerah (BKD) Mukomuko ini dibuka oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Mukomuko, Haryanto, Kamis lalu 7 November 2024.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Mukomuko, Winarto didampingi Kepala Bidang Perpustakaan, Sunaji mengatakan bahwa kegiatan lomba bertutur tingkat SD/MI ini rutin gelar setiap tahunnya.

Pada lomba bertutur tingkat SD/MI ada 35 peserta dari berbagai sekolah SD/MI yang ada di daerah ini.

“Alhamdulillah untuk peserta lomba bertutur tingkat SD/MI cukup banyak mencapai 35 anak. Dan kegiatan ini dilaksanakan selama 1 hari,”katanya.

Lomba bertutur untuk siswa SD/Mi bertujuan salah satunya untuk mengembangkan kemampuan bercerita, imajinasi, dan keterampilan berbahasa, kemudian untuk meningkatkan minat dan kegemaran membaca bagi anak,  selanjutnya mengasah kemampuan verbal, ekspresi diri, dan keterampilan berbicara di depan umum dan lainnya.

Dikatakan  Winarto, lomba bertutur ini selain untuk  meningkatkan minat baca para pelajar, juga membantu peserta didik untuk mengembangkan keterampilan berbicara di depan umum, meningkatkan kepercayaan diri, dan memperluas kosakata pada anak-anak SD/MI yang ada di daerah ini.

Lomba bertutur tahun 2024 tingkat Kabupaten Mukomuko ini nanti akan di ambil satu pemenang juara I untuk mengikuti tingkat Provinsi, dan kalau berhasil lanjut tingkat Nasional.

“Untuk pemenang lomba bertutur ini diambil 1,2 dan 3. Nantinya yang juara 1 akan diikut sertakan mengikuti lomba ditingkatkan provinsi Bengkulu,”ujarnya.

Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Mukomuko, Haryanto ketika dikonfirmasi menyambut baik kegiatan lomba bertutur tingkat SD/Mi se Kabupaten Mukomuko tahun 2024.

Lomba bertutur ini bisa menjadi ajang mencari bakat anak anak untuk mengenal sejarah, budaya, dan menumbuhkan minat membaca di kalangan anak.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan positif ini. Kegiatan ini selain untuk meningkatkan minat baca juga untuk mengembangkan kemampuan bercerita, imajinasi, dan keterampilan berbahasa.

Dan  diharapkan kegiatan ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan,”ujar Haryanto.(r/rr)