Anjang Promosi Budaya, Palembang Gelar Festival Sungai Musi 2025

oleh -399 Dilihat
Jembatan Ampera Ikon Kota Palembang membela Sungai Musi. Foto: dok

Palembang,reformasinews.com-  Opening Ceremony Festival Sungai Musi 2025 yang digelar di Perairan Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang pada Sabtu 16 Februari 2025.

Acara ini merupakan inisiatif Pemerintah Kota Palembang untuk mengembangkan sektor pariwisata dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Penjabat Wali Kota Palembang, Cheka Virgowansyah menegaskan bahwa Festival Sungai Musi menjadi ajang promosi budaya, sejarah, dan kuliner khas Palembang, sekaligus mendorong perputaran ekonomi daerah.

“Festival Sungai Musi merupakan upaya Pemerintah Kota Palembang dalam menghadirkan beragam event wisata. Dengan semakin seringnya acara seperti ini diselenggarakan, diharapkan roda ekonomi terus bergerak sepanjang tahun,” ujar Cheka.

Dilansir dari laman pemkotplg.go.id, Festival ini menghadirkan berbagai atraksi menarik, termasuk pertunjukan teknologi flyboard di atas Sungai Musi yang dikombinasikan dengan efek sinar laser dan body lighting spektakuler. Berbagai hiburan seni budaya turut meramaikan acara, menambah daya tarik bagi wisatawan dan masyarakat setempat.

Selain itu, festival ini juga menjadi wadah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang membuka stand kuliner dan suvenir khas Palembang.

Acara yang berlangsung sejak 14 hingga 16 Februari 2025 ini bertujuan meningkatkan keterlibatan UMKM dalam berbagai event, sehingga dapat memberikan dorongan semangat bagi pelaku usaha kecil.

“Kehadiran stand UMKM di festival ini diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat dan memberikan optimisme bagi pejuang UMKM di Kota Palembang,” kata Cheka.

Festival ini juga melibatkan komunitas seni dan budaya, seperti Dewan Kesenian Palembang, yang menaungi para seniman, budayawan, dan musisi. Pemerintah Kota Palembang ingin memastikan bahwa ekosistem seni dan budaya di kota ini terus berkembang.

“Festival ini adalah bukti keseriusan Pemerintah Kota Palembang dalam membahagiakan masyarakat serta mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif secara berkelanjutan,” tambah Cheka.**