Bengkulu,reformasinews.com- Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu resmi membuka kegiatan Opening Ceremony Layanan Penukaran Terpadu dalam rangka program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idul Fitri (SERAMBI) bertempat di View Tower Lapangan Merdeka Kota Bengkulu, Selasa 10 Maret 2026.
Opening layanan penukaran uang cash tersebut, bersamaan dengan Pasar Murah guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat mengatakan, dimana pada bulan Ramadan dan Idul Fitri setiap tahun selalu memicu kenaikan kebutuhan uang tunai, terutama pecahan kecil untuk keperluan zakat, sedekah, dan tradisi berbagi.

Menurutnya, Program SERAMBI ini hadir untuk memastikan ketersediaan uang rupiah yang cukup, berkualitas, dan mudah diakses. Pada layanan terpadu kali ini, 17 perbankan berpartisipasi dengan 8 loket layanan setiap hari.
” Menariknya, kami juga menghadirkan inovasi Digital to Cash melalui QRIS bagi masyarakat yang menginginkan alternatif praktis.
Sejak dimulai pada 18 Februari 2026, antusiasme masyarakat Bengkulu sangat tinggi.
Total realisasi uang yang telah didistribusikan oleh BI Bengkulu sekitar Rp22,4 miliar, lebih 6000 masyarakat telah terlayani melalui kegiatan ini.
Sedangkan titik layanan: 10 kali kas keliling di 7 titik (Kota Bengkulu, Seluma, Kepahiang, dan Lebong) serta 30 kantor bank di berbagai wilayah termasuk Mukomuko hingga Kota Lubuk Linggau.
Menurut Wahyu, untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan, pendaftaran penukaran wajib dilakukan secara daring melalui aplikasi PINTAR (https://pintar.bi.go.id).
Bank Indonesia juga terus mengampanyekan semangat CBP Rupiah:
Pertama, Cinta Rupiah: Menjaga fisik uang dengan prinsip 5 Jangan (Jangan dilipat, diremas, dicoret, distaples, dan dibasahi).
Kedua, Bangga Rupiah: Menggunakan Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara dalam setiap transaksi.
Ketiga, Paham Rupiah: Mengajak masyarakat untuk Bijak Berbelanja—berbelanja sesuai kebutuhan agar stabilitas harga dan inflasi tetap terjaga. Selaras dengan layanan penukaran uang, Wakil Wali Kota Bengkulu meninjau langsung Pasar Murah yang digelar bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Bulog. Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, daging beku, hingga bumbu dapur disediakan dengan harga terjangkau.
Ditambahkan Wahyu, layanan SERAMBI akan terus hadir di beberapa titik strategis lainnya seperti Masjid Agung Kaur, Bandara Fatmawati Soekarno, hingga Rest Area Taba Penanjung untuk menjangkau masyarakat lebih luas hingga masa libur lebaran tiba.
Pada kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Bengkulu, Rony Tobing mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying. “Berbelanjalah dengan bijak. Sinergi ini memastikan stok pangan mencukupi dan harga tetap stabil bagi seluruh warga Bengkulu,” ujarnya.
Acara tersebut juga dihadiri Kepala OJK Provinsi Bengkulu, Ayu Laksmi Sentya Dewi, pimpinan perbankan, serta mitra BI lainnya. Kolaborasi ini menjadi bukti nyata hadirnya negara dan perbankan dalam memberikan pelayanan terbaik di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat.
Managing Editor: yusrizal

