Bengkulu,reformasinews.com- Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bengkulu setiap bulan kekurangan 400 kantong darah setiap bulan.
Namun demikian PMI Kota Bengkulu terus mencari solusi untuk memenuhi kebutuhan darah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Bahkan jajaran petugas PMI Kota Bengkulu sering jemput bola ke lapangan mencari pasokan darah untuk membantu masyarakat yang butuh darah.
Hal tersebut dikatakan Ketuà PMI Kota Bengkulu, DR. Dedi Wahyudi para acara Coffe Morning PMI Kota Bengkulu bersama Insan Pers Bengkulu” Wujudkan Kerja Sama yang Baik dalam Mendukung Misi Kemanusiaan” bertempat di salah hotel di Kota Bengkulu, Jum’at 16 Agustus 2024.
Dikatakan Dedy Wahyudi yang mantan Wakil Walikota Bengkulu, kebutuhan darah di Kota Bengkulu tidak seimbang dengan pasokan darah yang didapat oleh PMI. Menurutnya, setiap bulan PMI Kota Bengkulu butuh sebanyak 1200 kantong darah.
Terkait tentang stok darah, Dedy memberi pujian kepada Sekretaris PMI Kota Bengkulu Cece yang getol mencari pendonor darah. Bahkan kadangkala bu Cece ini memaksa pejabat untuk mendonorlan darahnya.
Melalui acara ini, ia sangat mengharapkan peran wartawan dan media untuk menggugah masyarakat untuk menjadi donor darah demi kemanusiaan.
Ditambahkan Dedy, di Kota Bengkulu saat ini terpantau sebanyak 150 anak yang menderita kanker darah( leukimia). Menurutnya, setiap tiga Minggu para pasien leukimia ini membutuhkan darah.
” Kalau ada oknum PMI Kota yang menjual darah kepada masyarakat yang membutuhkan, tolong bertahu kami.
Namun demikian setahu kami, bagi warga yang butuh darah tanpa beli alias gratis,” kata Dedi menjawab pertanyaan salah seorang wartawan pada sesi tanya jawab.
Dalam diskusi tersebut beberapa wartawan memberi masukan dan usulan kepada PMI Kota Bengkulu, bagaimana mencari solusi memenuhi dan mencari pasokan darah bagi yang membutuhkan.
Misalnya ada kerjasama antara PMI dengan Perguruan Tinggi,( PT) yang ada di Kota Bengkulu. Dimana para,mahasiswa secara sukarela menjadi pendonor.
Juga ada yang usul membuat grupwa khusus wartawan yang peduli terhadap masalah kebutuhan darah yang menjadi keluhan PMI Kota Bengkulu.
” Sejak kepengurusan kami di PMI Kota Bengkulu, saat ini PMI kota telah punya gedung sendiri atas bantuan salah seorang pengusaha.
Alhamdulillah kantor PMI Kota Bengkulu kondisinya nyamanan dan nyaman untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Bengkulu,” kata Dedi Wahyudi yang mantan GM. Rakyat Bengkulu ini.
Sebelumnya Ketua Bidang Komunikasi PMI Kota, DR. Zaky Antony mengatakan, acara yang dibalut dengan Coffe morning ini hasil musyawarah kerja beberapa waktu lalu.
Disamping itu, tujuannya kegiatan ini untuk merajut, mempererat, menjalan silaturahmi dan bersinergi dengan rekan wartawan.(Rizal)

