Mukomuko,reformasinews.com– Guna mendukung kelancaran pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 di Kabupaten Mukomuko.
Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko akan menyiapkan 3 hingga 4 orang tim medis yang berasal dari 17 puskesmas yang ada di Mukomuko. Hal ini disampaikan Kepala Dinkes Mukomuko Bustam Bustomo S.KM.
Pelayanan Kesehatan gratis ini untuk mencegah adanya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang mengalami ganguan kesehatan karena kelelahan dalam bertugas.
Maka dari itu dibentuk tim yang bergerak melakukan pengecekan kesehatan petugas KPPS.
“Petugas kesehatan di puskesmas nantinya yang akan melakukan patroli keliling ke TPS di wilayahnya masing-masing,”katanya.
Bustam juga mengatakan, selain kontrol Kesehatan , juga akan ada tenaga kesehatan yang siaga menggunakan mobil ambulance.
Sehingga apabila terjadi situasi darurat menimpa petugas KPPS saat bertugas, dapat segera dilarikan ke pusat pelayanan Kesehatan yang lebih memadai.
Sebab memastikan petugas KPPS sehat dan dapat menjalankan tugas dengan baik menjadi bagian dari tanggungjawab Dinkes Mukomuko.
“Kami akan mengawal dan memastikan kesehatan petugas KPPS. Kami ingin seluruh petugas itu sehat.
Kalau ada yang sakit, akan langsung cepat kita tangani. Sesuai dengan surat permohonan petugas medis yang disampaikan penyelenggara Pilkada,”ujarnya.
Tim medis yang akan ditugaskan nanti terdiri dari 1 orang dokter dan 3 tenaga kesehatan lainnya. Serta juga dipersiapkan pula oksigen dan obat-obatan, serta alat pertolongan pertama lainya.
“Kami pastikan seluruh tim medis yang kami siapkan guna membantu menyukseskan Pilkada Mukomuko telah siap bertugas,”ujarnya.
Sementara itu ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mukomuko Marjono membenarkan, bawasanya berkaitan dengan tim medis.
KPU Mukomuko telah meminta bantuan kepada Dinkes Mukomuko agar dapat menyiapkan tenaga medisnya diwilayah tugas pelayanan Kesehatan masing-masing.
Sebab tidak upaya pencegahan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan harus disiapkan dari awal.
“Kami sudah bersurat meminta Dinkes Mukomuko agar dapat membantu menyiapkan tim medis. Sehingga apabila terjadi keadaan darurat dapat langsung ditangani,”kata Marjono.
Marjono menambahkan, petugas KPPS ini paling rentan terkena ganguan kesehatan, sebab beban tugas sudah dimulai dari beberapa hari menjelang pencoblosan pada 27 November 2024 mendatang.
Ditambah lagi petugas ini harus mengikuti jalannya pencoblosan hingga penghitungan suara nantinya.
Maka dari itu kondisi Kesehatan menurun bisa saja terjadi, sebab setiap petugas KPPS memiliki daya tahan tubuh yang berbeda-beda.
“Petugas KPPS ini memiliki jam kerja yang cukup padat, maka dari itu kami meminta Dinkes dapat siagakan petugas medisnya.
Tidak hanya itu petugas KPPS juga sudah kami sampaikan untuk dapat menjaga Kesehatan, dengan menjaga pola makan dan istrahat yang cukup menjelang beberapa hari penugasan nantinya,”katanya. (pir/rr)


