Mukomuko,reformasinews.com- Biasanya pemerintah daerah melakukan pengaspalan jalan di daerah mengunakan dana APBN dan APBD.
Namun Pembangunan jalan hotmix Desa Retak Ilir dan Retak Mudik ini menggunakan Dana Bagi Hasil (DBH) Kelapa Sawit. Pengaspalan di kedua desa tersebut dalam pekerjaannya.
Untuk pekerjaan pembangunan peningkatan jalan di ruas jalan Retak ilir dan Retak Mudik yang menggunakan DBH kelapa sawit masih dikerjakan dan sudah dilakukan pengaspalan.
Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mukomuko, Apriansyah, ST.MT didampingi Kepala Bidang Bina Marga, Muhammad Yusuf di Mukomuko Selasa 1 Oktober 2024.
Pekerjaan pembangunan peningkatan jalan di ruas jalan Retak ilir dan Retak Mudik ini menggunakan DBH kelapa sawit panjangnya mencapai 1000 meter atau 1 Km.
“Untuk pengaspalan panjangnya mencapai 1 Km,”ujarnya.
Dengan dilakukan pembangunan jalan di ruas jalan Desa Retak ilir dan Retak Mudik ini semoga bisa dinikmati oleh masyarakat untuk akses transportasi perkebunan dan pendidikan dalam peningkatan ekonomi di Kabupaten Mukomuko.
Disamping itu,kata Apriansyah dapat menurunkan biaya logistik atau pengiriman hasil produksi masyarakat, bidang pertanian, perikanan, perkebunan dan kebutuhan rumah tangga.
“Semoga dengan pembangunan jalan hotmix ini bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah ini,”katanya.(r/rzl)


