Kendalikan Inflansi Jelang Idul Adha, Pemprov, Bank Indonesia dan Lima Instansi Gelar Pasar Murah Terintegrasi

oleh -99 Dilihat
PJ Sekprov Bengkulu Herwan Antony Tinjau Pasar Murah. Foto: ist

Bengkulu,reformasinews.com- Untuk  pengendalian inflasi dan menjaga stabilitias harga kebutuhan pokok,jelang Idul Adha 1446 H,  Pemprov Bengkulu melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah bersama Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu menggelar pasar murah terintegrasi.

Pasar murah ini dibuka  oleh Pj Sekprov  Bengkulu, Herwan Antoni, bertempat di halaman Kantor Dekranasda Bengkulu, Senin (2/6).

“Pengendalian inflasi ini telah dilakukan tahun 2024 sampai sekarang, TPID Provinsi Bengkulu memastikan keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi yang efektif,” kata Herwan.

Capaian inflasi Provinsi Bengkulu pada bulan Mei 2025 berada pada level 0,96% year on year dengan komoditas penyumbang utama inflasi berupa makanan, minuman, tembakau, pakaian dan alas kaki, perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga.

Berdasarkan pantauan di lapangan, pasar murah terintegrasi ini menyediakan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, hingga bumbu masakan.

Harga yang ditawarkan memang jauh lebih murah dibanding harga di pasaran. Seperti halnya minyak goreng Rose Brand kemasan 2 liter dijual seharga Rp39 ribu, sedangkan di pasaran Rp42 ribu.

Ada pula daging ayam ras dijual seharga Rp30 ribu, jauh lebih murah dibanding harga di pasar Rp35 ribu. Telur ayam negeri seharga Rp48 ribu per karpet, di pasaran Rp 56 ribu. Caba merah besar Rp30 ribu perkilogram.

Selisih harga tersebut memang dinantikan masyarakat, terutama ibu-ibu. Salah satunya, Nia.

“Cari minyak goreng, kebetulan ada dan harganya jauh lebih murah dibanding beli di pasar arau super market,” ujarnya.

Pasar murah ini diagendakan berlangsung selama tiga hari hingga 4 Juni. Tidak hanya di Kota Bengkulu, pasar murah juga akan dilaksanakan di kabupaten.

Pasar murah ini kolaborasi pemerintah daerah dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu, Disperindag, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Perum Bulog, Baznas, Satgas Pangan, Polresta Bengkulu dan Satpol PP Provinsi Bengkulu.(mh/rr)