Bengkulu,reformasinews.com- Libur Idul Fitri 1446 Hijiriah hari ke lima, masyarakat di berbagai daerah pastinya mengajak keluarganya main ke pantai.
Kota Bengkulu memiliki dua pantai yang menjadi pavorite para pelancong. Dua Pantai tersebut yakni Pantai Panjang dan Pantai Jakat. Letak kedua pantai berdekatan berada di jantung Kota Bengkulu.
Pantai Panjang memiliki pasir putih dan ditumbuhi ribuan pohon vinus yang rindang sepanjang pantai.
Berwisata di Pantai ini tidak membosankan. Sambil melihat deru ombak menepi ke pinggir pantai, wisatawan juga disuguhi Delam atau Dokar. Delman ini bisa disewa mengintari panorama pantai. Sewanya pun bersahabat dengan Katong
Namun, di Pantai Panjang, dilarang untuk mandi baik orang dewasa maupun anak-anak. Karena, arus laut di pantai ini cukup besar serta terdapat Palung yang membahayakan jika main mandi dan berenang.
Bosan lama bermain di Pantai Panjang, para pelancong juga bisa begeser ke Pantai Jakat. Letak pantai ini berada diujung berdekatan dengan Benteng Marlborough di Kelurahan Pasar Kota Bengkulu.
Pantai Jakat landai tidak seperti di Pantai Panjang dilarang berenang San mandi. ” Mandi dan berenang di pantai ini aman”.
Tak heran, setiap sore pada masa liburan pantai terlihat ramai dikunjungi para wisatawan lokal, maupun wisata dari provinsi tetangga seperti dari Palembang, Jambi, Sumbar dan dari daerah lainnya.
Kalau berwisata di Pantai daerah lain bayar, masuk ke Pantai Panjang dan Pantai Jakat tidak bayar alias gratis. Pengendara roda empat dan dua hanya kenakan tarif parkir. Mobil 2 Rp 4 ribu dan motor Rp 2 ribu.
Untuk memberi kesan yang lebih menarik di kedua pantai indah, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi akan menata kembali agar pantai yang menjadi primadona pengunjung ini kian cantik dan mempesona. Itulah sekilas info tentang Pantai Panjang dan Pantai Jakat. ( rizal)


