Reformasinews.com– Daejeon JungKwanJang Red Sparks diyakini masih menjadi musuh bebuyutan Suwon Hyundai E&C Hillstate di sisa Liga Voli Korea 2024-2025.
Persaingan Liga Voli Korea 2024-2025 untuk fase reguler kian mendekati ujungnya di mana tiga tempat untuk babak playoff sudah dipastikan bertuan.
Incheon Heungkuk Life Pink Spiders kian sulit dikejar untuk langsung menembus babak final dengan gap poin yang lebar sebagai pemuncak klasemen sementara.
Dikutif dari bolasport, Tim besutan Marcello Abbondanza tersebut menduduki peringkat pertama klasemen Liga Voli Korea 2024-2025 dengan raihan 70 poin.
Pink Spiders sedang tak terhentikan menuju putaran terakhir ini dengan telah mengemas total sembilan kemenangan secara beruntun.
Berada di belakang tim yang diperkuat oleh Kim Yeon-koung itu, Daejeon JungKwanJang Red Sparks dan Suwon Hyundai E&C Hillstate masih saling sikut.
Hillstate dan Red Sparks saat ini sedang panas memperebutkan peringkat kedua meski juga telah sama-sama dipastikan melangkah ke babak playoff musim ini.
Mengungguli Red Sparks, tim juara bertahan musim lalu tersebut berada di ranking kedua dengan menorehkan 56 poin.
Hillstate tidak bisa berleha-leha karena mereka hanya unggul satu angka saja atas tim yang diperkuat oleh pevoli Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi itu.
Persaingan kedua tim ini sempat meruncing di mana Red Sparks mampu merebut peringkat kedua dari tangan Hillstate meski tak berlangsung lama.
Tim besutan Ko Hee-jin itu harus kembali turun ke peringkat ketiga setelah hanya meraih dua poin ketika menghadapi Gimcheon Korea Expressway Hi-Pass.
Salah satu media Korea Selatan, TheSpike menyebut persaingan antara Red Sparks dan Hillstate masih akan berlangsung hingga akhir fase reguler musim ini.
Megawati dkk diyakini masih memiliki motivasi besar melangkah ke playoff sebagai peringkat kedua atau di belakang Pink Spiders.
Dengan melaju ke babak playoff sebagai peringkat kedua, tim asal kota Daejeon tersebut akan mendapatkan sebuah keuntungan.
Keuntungan itu adalah mereka akan memainkan laga sebagai tuan rumah sebanyak dua kali dalam format kompetisi yang menggunakan sistem best of three.
Hal inilah yang diyakini menjadi sebuah pijakan bagi Red Sparks dengan pengalamannya gagal melaju ke final pada musim lalu karena menduduki peringkat ketiga.
“Ada alasan mengapa perebutan tempat kedua begitu sengit,” tulis TheSpike.
“Di babak playoff, tim peringkat kedua di musim reguler akan memainkan pertandingan pertama dan ketiga dari seri best-of-three di kandang sendiri.”
“Tidak ada tim yang ingin kehilangan keuntungan sebagai tuan rumah.”
“Pemimpin klasemen Pink Spiders telah memenangkan 9 pertandingan berturut-turut, menambah selisih poin mereka.”
“Hillstate dan Red Sparks yang mencoba untuk menempati posisi kedua diperkirakan akan bersaing ketat untuk memperebutkannya.”
Megawati sendiri sempat mengakui bahwa bermain di babak playoff dari peringkat ketiga seperti yang dia alami musim lalu adalah hal yang sulit dilakukan.
“Saya ingin naik ke posisi pertama, musim lalu, saya bermain di babak playoff dari bawah dan itu sulit,” ucap Megawati.
“Jadi saya hanya ingin naik ke atas,” tuturnya menambahkan.*

