Mukomuko,reformasinews.com – Sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan Mukomuko mengadakan sosialisasi di Puskesmas Tunggal Jaya, Kecamatan Teras Terunjam, Selasa lalu.
Pada sosialisasi program JKN-KIS sedikitnya ada 50 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut dan dihadiri langsung oleh Kepala Cabang BPJS Mukomuko, Elva Elinda.
Deni Dwi Cahya narasumber dari bagian Kepesertaan dan Penagihan Iuran BPJS Kesehatan Mukomuko mengatakan pentingnya JKN dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh warga memahami hak dan kewajiban mereka sebagai peserta JKN. Program ini hadir untuk memberikan akses pelayanan kesehatan yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat,”ujarnya.
Ia juga menjelaskan mekanisme pendaftaran, manfaat JKN, serta prosedur pelayanan kesehatan hingga berbagai inovasi yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mendapatkan layanan di BPJS Kesehatan dan fasilitas kesehatan.
Dikatakannya, banyak kanal layanan yang bisa diakses untuk mengurus administrasi di BPJS Kesehatan.
“Salah satunya yaitu BPJS Keliling yang sedang kita jalankan sekarang. Lebih mudah lagi jika bisa memanfaatkan teknologi, sekarang daftar cukup dari rumah bisa lewat Whatsapp Pandawa ataupun aplikasi Mobile JKN,”katanya.
Plt Kepala Puskesmas Tunggal Jaya, Tri Hendrayani Eka menegaskan, bahwa pihaknya telah mengundang desa-desa di wilayah kerja Puskesmas, khususnya masyarakat yang status jaminan kesehatannya nonaktif dan belum terdaftar.
“Warga yang hadir sangat antusias mengikuti kegiatan sosialisasi ini. Mereka dari desa sekitar, Pondok Kopi, Mekar Jaya, Tunggal Jaya dan Karang Jaya. Rata-rata mereka mau mengaktifkan kembali BPJS-nya yang nonaktif,”ujarnya.
Warga yang hadir tampak antusias dan aktif bertanya seputar manfaat, prosedur, serta teknis pendaftaran JKN. Salah seorang warga mengaku sosialisasi ini sangat membantu untuk memahami secara detail layanan yang dapat diakses melalui aplikasi Mobile JKN.
“Beberapa bulan lagi saya mau menggunakan kartu BPJS saya untuk melahirkan.
Di sosialisasi tadi dijelaskan, saya tidak perlu bingung saat menggunakannya, karena nanti saat melahirkan yang digunakan adalah BPJS ibunya.
Dan anaknya bisa didaftarkan setelah lahir, daftarnya juga bisa langsung di puskesmas atau rumah sakit tempat lahiran,” ungkap Supriyatun warga dari Desa Tunggal Jaya.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mendaftarkan dan mengaktifkan status kepesertaan peserta JKN sehingga tercapai cakupan kesehatan semesta di wilayah Mukomuko lebih optimal.(r/rr)


