Jakarta,reformasinews.com – Presiden Prabowo Subianto segera mengumumkan rencana pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 2025, dengan alokasi dana mencapai Rp50 triliun.
1. Bentuk Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan
Pengumuman resmi ini dinantikan sebagai bentuk komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan pegawai negeri dan mendorong stabilitas ekonomi nasional.
“Percepatan pencairan THR untuk ASN dengan alokasi sekitar Rp50 triliun bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat secara signifikan, memperkuat konsumsi domestik, serta mendorong perputaran ekonomi di berbagai sektor, terutama perdagangan dan jasa,” kata Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto dalam keterangannya, Jakarta.
2. Bisa Tingkatkan Daya Beli
Pencairan THR bagi ASN dan pekerja swasta akan meningkatkan daya beli masyarakat. Selain itu, kebijakan insentif listrik diterapkan pula untuk menjaga daya beli masyarakat selama bulan Ramadhan.
3. Cair 10 Hari Sebelum Lebaran
Sebelumnya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Rini Widyantini menegaskan THR untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) cair 10 hari sebelum Lebaran.
THR Insyaallah. Biasanya 10 hari sebelum Lebaran,” ujar Rini kepada awak media usai Rapat Tingkat Menteri di Kantor Kemenko PM, Jakarta, Kamis (27/2/2025).
Bahkan, kata Rini, pencairan THR untuk ASN bisa lebih cepat tergantung dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). “Tapi bisa lebih cepat, itu tergantung dari Kementerian Keuangan,” katanya.


