Palembang,reformasinews.com- Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menerima kunjungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung dalam rangka permintaan data dan/atau informasi Pemerintah Daerah Tahun Data 2025 guna optimalisasi penerimaan pajak pusat dan daerah ditahun – tahun selanjutnya. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Setda Provinsi Sumatera Selatan, Selasa (13/1/2026).
Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Drs. H. Edward Candra, M.H menegaskan bahwa kehadiran langsung sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) merupakan bentuk keseriusan Pemprov Sumsel dalam menindaklanjuti permintaan data dari DJP.
“OPD yang hadir langsung hari ini adalah Bapenda, Biro Umum dan Perlengkapan, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Perikanan, BPKAD, Dinas ESDM, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perkebunan, serta Kepala BPTSPM. Ini menunjukkan komitmen dan keseriusan kami dalam menanggapi permintaan data tersebut,” ujarnya.
Sekda menilai pertemuan ini sangat strategis, terutama dalam memastikan ketersediaan data yang akurat dan valid. Menurutnya, kualitas data akan sangat berpengaruh terhadap optimalisasi penerimaan pajak, baik pusat maupun daerah.
“Jika data yang disajikan valid dan berkualitas, maka potensi optimalisasi penerimaan pajak tentu akan semakin besar. Kami tetap berkomitmen untuk menyediakan data yang lengkap, mengingat hal ini juga menjadi salah satu indikator dalam perhitungan Dana Bagi Hasil (DBH) pajak,” jelasnya.
Dilansir dari sumselprov.go.id, Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Sumatera Selatan dan Kepulauan Bangka Belitung, Ega Fitrinawati, menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin selama ini.
“Kami sudah membuat kesepakatan bersama. Terima kasih atas kontribusi dan kerja sama yang telah terbangun pada tahun sebelumnya. Kami berharap pada tahun 2026 kerja sama ini dapat berjalan jauh lebih baik,” ungkapnya.
Ega menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk menjembatani proses pemberian dan pengelolaan data agar dapat dilakukan secara lebih baik, terintegrasi, dan berkelanjutan.


