Sidak Pelayanan dan Kebersihan,Sekprov Bengkulu Herwan Semprot Dir. RS M.Yunus

oleh -70 Dilihat
Sekprov Bengkulu Herwan Antony Saat Sidak di RSUD M.YunusvKota Bengkulu, Rabu 11 Maret 2026. Foto: mh

Bengkulu,reformasinews.com- Baru sebulan dilantik Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, Sekprov Bengkulu Herwan Antony  melakukan sidak terkait pelayanan Rumah Sakit Daerah M. Yunus  Kota Bengkulu, Rabu 11 Maret 2926.

Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Khusus RSUD dr. M. Yunus Bengkulu memiliki tiga gedung yang baru selesai direnovasi, yakni ruang poli, ruang Irna Fatmawati, dan Pusat Jantung Terpadu (PJT). Dalam kunjungan tersebut, Herwan menyoroti sejumlah persoalan, terutama terkait kepadatan pelayanan di rumah sakit.

Pada sidaknya di rumah sakit tersebut, Herwan Antoni mengatakan masih terjadinya antrean panjang pelayanan,  pasien menumpuk di satu titik sehingga membuat pengunjung merasa tidak nyaman.

“Pelayanan sangat padat, menumpuk di satu titik. Sebelumnya pak Gubernur sudah menginstruksikan agar layanan dibuat nyaman, tetapi saat ini masih padat. Tolong dikondisikan agar tidak sepadat ini. Kasihan pengunjung merasa pengap,” katanya.

Tidak hanya itu, mantan Kadis Kesehatan Provinsi Bengkulu ini juga menyoroti kondisi kebersihan dan beberapa fasilitas rumah sakit. Dalam peninjauan bersama Asisten I Setprov  Khairil Anwar, Herwan menemukan sejumlah titik yang dinilai kurang terawat, termasuk kamar mandi dan area yang terdapat tumpukan sampah.

“Bagaimana bisa begini? Apakah tidak terlihat? Saya yang baru datang langsung melihat tumpukan sampah itu. Ini rumah sakit, seharusnya bersih, apalagi renovasinya sudah selesai,” tegas Herwan kepada Direktur RSUD dr. M. Yunus, Hery Kurniawan.

Ia pun menginstruksikan agar dilakukan evaluasi terhadap pihak ketiga yang menangani kebersihan melalui sistem alih daya (outsourcing).

Tidak hanya meninjau fasilitas, Herwan bersama rombongan juga menyempatkan diri mengunjungi pasien yang tengah menjalani perawatan inap.

Kunjungan tersebut kemudian dilanjutkan dengan pertemuan bersama sejumlah pihak terkait, di antaranya manajemen RSUD dr. M. Yunus, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Badan Keuangan dan Aset Daerah, serta instansi lainnya.

Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai hal, mulai dari evaluasi manajemen rumah sakit, ketersediaan obat-obatan menjelang Idulfitri, penataan area parkir, hingga instruksi pembentukan dewan pengawas. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kinerja manajemen serta mutu pelayanan rumah sakit kepada masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Direktur UPTD Khusus RSUD dr. M. Yunus, Hery Kurniawan, menyatakan pihaknya akan meningkatkan pengawasan terhadap pelayanan dan kebersihan di seluruh unit rumah sakit.

“Baik, Pak Sekda. Untuk kondisi rumah sakit, kami akan mengagendakan kunjungan ke setiap unit setiap minggu dan melakukan evaluasi secara berkala,” ujar Hery.(rr)

Managing Editor: yusrizal