Bengkulu,reformasinews.cpm- Pemerintah Kabupaten Mukomuko bersama Bank Indonesia (BI) perwakilan Bengkulu melakukan penanaman mawang merah.
Penanaman bawang merah yang dilaksanakan di Desa Pondok Baru Kecamatan Selagan Raya secara simbolis di buka oleh Wakil Bupati Mukomuko, Wasri Rabu (21/8).
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Pitriyani Ilyas ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pada tahun 2024 Pemerintah Kabupaten Mukomuko dalam rangka peningkatan ketahanan pangan dan penanggulangan inflasi daerah membudidayakan tanaman bawang merah dan cabai merah.
Penanaman bawang merah pada tahun ini seluas 5 hektar yang
dilaksanakan di 2 kecamatan yakni kecamatan Air Manjunto dan Kecamatan Selagan Raya.
“Mulai hari ini secara simbolis yang dibuka secara langsung oleh ibu Wabup kita memulai penanaman bawang merah.
Penanaman bawang merah ini seluas 5 hektar yakni 2 hektar di Kecamatan Air Manjunto dan 3 hektar di Kecamatan Selagan Raya dan anggaran penanaman ini bersumber dari APBD Mukomuko tahun 2024,”katanya.
Kemudian, karena penanaman bawang merah ini berhubungan dengan inflasi beberapa waktu lalu kita melakukan koordinasi dengan pihak Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu.
Dan pihak Bank Indonesia mensupport budidaya bawang merah yang ada di daerah ini dengan membuat 1 hektar demplot bawang merah organik dengan menggunakan MA 11 dan lokasinya berada di Kecamatan Selagan Raya.
Jadi total penanaman bawang merah kita keseluruhannya seluas 6 hektar. 5 hektar dari support APBD dan 1 hektar dari Bank Indonesia,”ucapnya.
Dikatakan Pitriyani bahwa penanaman bawang merah dari demplot ini uji coba dan kedepan apabila dari organik lebih bagus kita akan terapkan.
Karena kita berharap kedepan petani bawang merah yang ada di daerah ini fokus pada organik untuk menghindari biaya perawatan yang mahal.
“Semoga penanaman bawang merah yang telah kita laksanakan ini berhasil. Diperkirakan panen raya 70 hari kedepan,”ujar Pitriyani (r/rr)


