Habiskan Dana 50 M Lebih, Mes Pemprov 15 Tahun Terbengkalai

oleh -430 Dilihat
Mes Pemprov Bengkulu Kondisinya kini Terbengkalai. Foto : dok rizalallba) reformasinews.com

Bengkulu,reformasinews.com- Mes milik Pemprov Bengkulu yang berada di kawasan objekwisata Tapak Padri Kota Bengkulu ini kondisinya kini tak bertuan atau terbengkalai.

Mes ini dibangun oleh Gubernur Bengkulu Agusrin pada tahun 2007. Saat dilantik jadi Gubernur ketika itu, Agusrin meluncurkan proyek multiyears( tahun jamak) dengan anggaran APBD provinsi tak main main sebesar Rp 563 miliar.

Bangunan mess tersebut terdiri dari dua bangunan. Bangunan pertama berlantai empat, dan bangunan bagian depan kontruksinya berbentuk oval. Usai dibangun, mess tersebut telah dilengkapi prabotan layaknya seperti hotel berbintang.

Entah apa alasannya selesai dibangun,pasca Agusrin lengser terjerat kasus jadi gubernuŕ, bangunan yang cukup Megah ini tidak ditempati atau digunakan oleh Pemprov Bengkulu.

Junaidi Hamsyah yang tadinya wakil gubernur era Agusrin, ditunjuk menggantikan posisi susa jabatan Agusrin sebagai gubernur. Saat jadi gubernuŕ, Junaidi sempat melakukan penawaran kepada investor nasional untuk mengikuti lelang mes Pemprov untuk mengelolah dijadikan hotel.

Selain peserta perusahaan dari Jakarta, ada juga peserta lelang dari Bengkulu. Singkat cerita perusahaan lokal Bengkulu PT. sekotong yang memenangkan tender mes Pemprov ini, dianulir oleh Gubernuŕ Ridwan Mukti yang baru beberapa bulan menjadi gubernur memenangi Pilkada mengantikan Junaidi Hamsyah yang juga seorang ustad di daerah ini. Infonya dikarenakan PT. Sekotong tidak berpengalaman dibidang perhotelan.

Reformasinews.com sempat melakukan pengecekan pada bangunan mes PO emprov Bengkulu ini. Karena lama terbengkalai beberapa bagian bangunan sudah banyak rusak, seperti flapon dan lainnya.

Salah seorang ibu setengah baya yang berjualan disekitaran mes Pemprov Bengkulu, ketika diminta tanggapan sangat menyangkan bangunan yang megah ini tidak difungsikan.

” Oh ya, kami yang tinggal dan berada di lingkungan mes ini kalau bisa pemerintah daerah merehap dan mengunakan gedung ini. Kan, sayang kalau bangunan mes ini tidak digunakan,” ujar ibu tersebut kepada reformasinews.com.

Gubernuŕ Bengkulu Rohidin Mersyah beberapa tahun lalu kepada wartawan sempat mengatakan akan segera memperbaiki mes Pemprov tersebut.

Namun hingga tahun 2024 ini belum ada tanda tanda bangunan tersebut akan direnovasi atau akan dilelang pemanfaatannya sebagai sumber PAD Provinsi Bengkulu. (rizal)