Antisipasi Lonjakan Kendaraan di Priok, Polisi Siapkan Rekayasa Lalin

oleh -38 Dilihat

Jakarta,reformasinews.com- Polda Metro Jaya menyiapkan langkah antisipasi untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas menuju Pelabuhan Tanjung Priok pascalebaran. Hal ini seiring potensi peningkatan volume kendaraan, khususnya angkutan barang, setelah berakhirnya pembatasan operasional.

Rapat koordinasi lintas sektoral pun digelar di Ruang VVIP Terminal Penumpang Nusantara Pura, Pelabuhan Tanjung Priok, Kamis (26/3/26), bersama unsur Pemprov DKI Jakarta, PT Pelindo, dan stakeholder terkait. Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Komarudin mengatakan, peningkatan arus diperkirakan terjadi setelah 29 Maret 2026 saat operasional angkutan barang kembali normal.

“Setelah tanggal 29, mobilitas angkutan barang akan meningkat sangat signifikan. Ini yang harus kita antisipasi bersama,” ujarnya, Jumat (27/3/26).

Ia menjelaskan, kepolisian telah menyiapkan pola rekayasa lalu lintas dan diskresi yang akan diterapkan secara situasional, mengacu pada skema tahun sebelumnya dengan penyesuaian kondisi lapangan.

“Kami sudah siapkan pola rekayasa dan kebijakan diskresi. Nanti akan diterapkan sesuai dinamika di lapangan,” jelasnya.

Langkah ini, ujarnya, dilakukan untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di kawasan pelabuhan. Masyarakat pun diimbau mengatur waktu perjalanan, menghindari jam padat, mengikuti arahan petugas, serta memanfaatkan jalur alternatif bila diperlukan.

“Kami harap masyarakat bisa menyesuaikan waktu perjalanan dan mengikuti petunjuk petugas agar arus lalu lintas tetap lancar dan terkendali,” ungkapnya.(tbn)