Curup,reformasinews.com-Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup menggelar Kuliah Iftitah Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 dengan tema “Peran dan Kontribusi Bank Indonesia dalam Mendukung Perguruan Tinggi”.
Kegiatan ini diikuti 1.200 mahasiswa baru, jajaran dosen, serta civitas akademika, juga menghadirkan Bupati Rejang Lebong, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, serta pimpinan rektorat IAIN Curup.
Rektor IAIN Curup, Idi Warsah, dalam sambutannya menegaskan bahwa kuliah iftitah menjadi momentum awal pembentukan karakter akademik, pengembangan potensi, serta penanaman integritas mahasiswa baru.
Idi Wardah mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan lembaga mitra yang telah memberikan kontribusi nyata, termasuk beasiswa pendidikan bagi mahasiswa. “Sinergi ini menjadi bukti komitmen bersama dalam memperkuat akses pendidikan dan melahirkan generasi unggul,” ujarnya.
Bupati Rejang Lebong, M. Fikri Thiebak, memberikan motivasi kepada mahasiswa agar terus menumbuhkan semangat belajar dan kerja keras.
Ditambahkan Fikri, generasi muda tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan, kepedulian sosial, serta jiwa kepemimpinan yang bermanfaat bagi bangsa dan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, tampil sebagai narasumber utama dengan kuliah umum bertema “Peran dan Kontribusi Bank Indonesia dalam Pembangunan Negeri”.
Menurut Wahyu, perjalanan BI dari nasionalisasi De Javasche Bank hingga pembaruan mandat melalui UU Nomor 4 Tahun 2023. Sesuai mandat tersebut, BI berperan menjaga stabilitas rupiah, sistem keuangan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Peran ini diwujudkan melalui pengendalian inflasi, pengelolaan uang rupiah, digitalisasi sistem pembayaran lewat QRIS, hingga pemberdayaan UMKM.
Kegiatan tersebut berlangsung lancar dan penuh antusiasme. Mahasiswa baru aktif berpartisipasi, baik dalam sesi motivasi maupun diskusi, sehingga kegiatan ini diharapkan menjadi bekal awal untuk berprestasi serta siap menghadapi tantangan pembangunan bangsa di masa depan.(yrz)

