Catatan : yusrizal
Bank Indonesia (BI) adalah bank sentral Republik Indonesia yang berfungsi memelihara kestabilan rupiah melalui tiga pilar utama: menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter,mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran( tunai dan tunai), serta menjaga stabilitas sistem keuangan.
Dalam situasi ekonomi yang kini kurang sehat, Bank Indonesia Perwakilan Bengkulu menggelar Gebyar Semarak Festival bertajuk ” BERKAH( Bengkulu Road to Festival Ekonomi Syahriah) tahun 2026 bertempat di pusat perbelanjaan modern Atrium Bencoolen Indah Mall Kota Bengkulu.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari( 24-26 Afril) dilouncing oleh Gubernur Bengkulu yang diwakili Karo Ekonomi Hendra Kurniawan didampingi Kepala Perwakilan BI Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, perwakilan Perbankan Syahriah, para OPD Pemprov,Pemkot dan Pemkab, Perwakilan OJK, Bank Bengkulu, para pelaku UMKM pesantren serta para stakeholder lainnya.
Kegiatan yang diinisiasi oleh BI Perwakilan Bengkulu ini, dalam rangka menyemarakan Festival Ekonomi Regional Sumatera yang disinergikan dengan Festival Edukasi Inflasi ( FLEKSI) tahun 2026.
Rangkaian Festival: Selama dua hari kegiatan yang ditampilkan yakni Syahriah Fair, Syahriah Talkshow, Syahriah Competition.
Selain itu juga pihak BI Bengkulu, hari ini Sabtu(25/04) akan menampilkan Talkshow pengembangan wastra nasional khas Bengkulu bersama Dewan IKRA Nasional dari Jakarta. Juga dilanjutkan lomba masak dengan juri master chef nasional dan malamnya kegiatan lomba rebana.
Selain pameran produk UMKM, even ini juga akan menampilkan produk otomotif baru dari wastra batik, juga ada oase, latere, Atik, Swarna bumi didukung oleh warda asosoris.
Sedangkan pameran produk hasil pesantren binaan BI, pameran kopi didukung perbankan Syahriah untuk pengembangan ekonomi Syahriah di Provinsi Bengkulu.
Digelarnya Festival Syahriah tersebut diapresiasi oleh Pemprov Bengkulu. Karo Ekonomi Hendra Kurniawan mewakili gubernur Bengkulu Helmi Hasan saat membuka kegiatan ini mengapresiasi kepada BI Bengkulu atas kegiatan ini.
” Inklusi ekonomi syariah yang terus menguat di Provinsi Bengkulu harus didukung semua pihak,” ujarnya.
Menurut Hendra, kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan komitmen memajukan dan penguatan ekonom daerah. Pemprov tentu sangat mendukung pengembangan perbankan ekonomi syariah yang berkesinambungan khususnya di sektor makanan dan minuman halal.
Kepala BI Perwakilan Bengkulu Wahyu Yuwana Hidayat usai pembukaan road festival ekonomi syahriah kepada wartawan ekonomi mengatakan, Provinsi Bengkulu punya potensi besar pengembangan produk UMKM Syahriah.
” Bengkulu ini punya batik bersurek, batik tenun untuk pakaian muslimah, juga fashion show sudah sangat bagus. juga adanya batik Kagana. Juga ada makanan halal,tapi orang itu dak yakin kalau tidak ada sertifikat halalnya. Jadi,masyarakat banyak melihat makanan, banyak mode fashion dikelola dengan baik itu ya dipakai kalangan muslim. Karena fashion itu makin berkembang dan banyak , ” ujar Wahyu.
Menurut Wahyu, Bengkulu ini punya potensi besar pengembangan ekonomi Syahriah. Untuk itu, pihaknya sangat mendorong kegiatan yang dilaksanakan bersama mitra pemerintah daerah, perbankan syahriah dan kalangan pengusaha UMKM di daerah ini.
Penulis Pempred Reformasinews.com

