Palembang,reformasinews.com – Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, meminta Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Sumatera Selatan untuk melakukan langkah nyata dalam memasyarakatkan ekonomi syariah. Hal ini ditegaskannya saat menerima kunjungan silaturahmi pengurus KDEKS Sumsel di Ruang Tamu Gubernur, Rabu (21/1).
Dalam pertemuan tersebut, Herman Deru menekankan bahwa KDEKS tidak boleh hanya menjadi simbol organisasi, melainkan harus menjadi motor penggerak yang turun langsung ke lapangan. Menurutnya, pemahaman masyarakat mengenai manfaat perbankan dan ekosistem ekonomi syariah perlu ditingkatkan secara signifikan.
Tugas utama KDEKS adalah bagaimana membuat masyarakat semakin tertarik dan memahami manfaat ekonomi syariah. Ini adalah bagian dari syiar. Oleh karena itu, seluruh pilar kekuatan syariah, mulai dari BSI, Bank Sumsel Babel Syariah, hingga perbankan syariah lainnya harus terlibat aktif dan bersinergi,” tegas Herman Deru.
Gubernur juga menyarankan agar KDEKS bergerak secara terstruktur dan membuka peluang kemitraan dengan berbagai pihak agar program kerja yang dicanangkan dapat berjalan lebih efektif dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat.
Menanggapi arahan tersebut, Direktur Eksekutif KDEKS Sumsel, Shofwan Hadi, menyampaikan apresiasinya atas dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi. Ia melaporkan bahwa pasca penetapan Surat Keputusan (SK) kepengurusan, pihaknya langsung bergerak cepat melakukan konsolidasi internal.
“Kami telah melaksanakan rapat internal untuk mematangkan Rencana Aksi Daerah (RAD). RAD ini merupakan turunan langsung dari program Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Pusat yang akan menjadi kompas kami dalam mengembangkan ekosistem halal dan keuangan syariah di Sumatera Selatan,” ujar Shofwan.
Dengan adanya RAD tersebut, KDEKS Sumsel optimistis dapat mempercepat akselerasi pertumbuhan ekonomi syariah di Bumi Sriwijaya, selaras dengan visi nasional menjadikan Indonesia sebagai pusat produsen halal dunia.*


