Hasil Sidang Isbat, 1 Ramadan Jatuh pada Kamis Besok

oleh -95 Dilihat

Jakarta,reformasinews.com- Pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis (19/2) besok.

Ketetapan itu setelah Kemenag bersama organisasi keislaman menggelar sidang isbat di Jakarta, Selasa (17/2) ini.

“Berdasarkan hasil hisab, disepakati 1 Ramadan 1447 Hijriah/2026 jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026,” kata Menteri Agama Nasaruddin Umar di Jakarta, Selasa ini.

Menag melanjutkan hasil sidang isbat pemerintah setelah dilakukan musyawarah bersama juga dengan ahli astronomi, ilmuwan falak, hingga pakar.

“Musyawarah itu mengacu hasil rukiah dan hisab yang telah dilakukan tim Kemenag dan ormas lain serta dikonfirmasi petugas yang ditempatkan setidaknya di 96 titik pengamatan di seluruh Indonesia,” kata Nasaruddin dilansir jpnn .

Dia menuturkan Indonesia memakai kriteria visibilitas MABIMS dalam menetapkan 1 Ramadan, yakni tinggi hilal tiga derajat dan sudut elongasi 64 derajat.

“Ini standar Asia Tenggara,” ujar Nasaruddin.

Menurutnya, hasil pengamatan hilal berdasarkan hisab pada Selasa itu menunjukkan kriteria visibilitas MABIMS tak terpenuhi.

Sebab, kata Nasaruddin, hilal berada di ketinggian berkisar minus dua derajat, 24 menit, 42 detik hingga nol derajat 58 menit 47 detik.

“Belum hilal berwujud, masih di bawah ufuk,” ujarnya.

Nasaruddin juga menyebut penetapan 1 Ramadan pada Kamis dengan melihat kalender hilal global versi Turki.

“Kami lihat kalender hilal global versi Turki juga bukan memulai Ramadan besok,” ujarnya.

Nasaruddin berharap keputusan 1 Ramadan pemerintah menjadi simbol kebersaaman seluruh umat di Indonesia.

“Seandainya ada di antara warga, umat Islam mungkin melaksanakan hal berbeda sesuai keyakinan, kami mengimbau segenap masyarakat, mari perbedaan itu tidak menyebabkan kita berpisah atau berbeda dalam artian negatif,” ujar dia.(*)