KSAD Wisuda 438 Taruna Akmil, 42 Raih Predikat Cum Laude

oleh -99 Dilihat
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melantik 438 Taruna Akademi Militer (Akmil) di Magelang beberapa waktu lalu. (Dok. Foto: Dispenad)

Jakarta,reformasinews.com- Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak melantik 438 Taruna Akademi Militer (Akmil) di Magelang, Kamis (10/7).

Dilansir dari keterangan Dispenad, Sabtu (12/7), sebanyak 438 Taruna dinyatakan lulus dan diwisuda. Mereka terdiri dari 252 orang program studi Manajemen Pertahanan; 35 orang Teknik Elektronika Pertahanan; 46 orang Teknik Sipil Pertahanan; 38 orang Teknik Mesin Pertahanan; dan 67 orang Administrasi Pertahanan. Sebanyak 42 di antaranya, meraih predikat cum laude.

Medali “Aditya Pinasti” yaitu penghargaan atas nilai tugas akhir tertinggi dari seluruh program studi, diraih oleh Sermatar Mochamad Wildan Rizqi Erlangga dari program studi Teknik Sipil Pertahanan.

“Keberhasilan ini bukan semata hasil kerja keras individu, tetapi juga buah dari ketekunan, kesabaran, dan semangat pantang menyerah, yang disertai doa dan dukungan dari orang tua, keluarga, para pendidik, dan pembina. Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan dalam keberhasilan ini,” pesan Maruli dalam amanatnya.

Ia juga mengingatkan bahwa hanya mereka yang memiliki daya saing, semangat belajar, dan kemampuan adaptif yang mampu bertahan dan memberi kontribusi nyata di tengah tantangan kompleks, baik di lingkungan TNI maupun global.

“Teruslah memperdalam ilmu, mengasah keterampilan, dan memperkuat karakter, dengan menjadikan nilai-nilai Akademi Militer sebagai fondasi dalam menghadapi masa depan,” kata Maruli.

Menutup amanatnya, Maruli menegaskan agar para wisudawan selalu menjaga kedekatan dengan rakyat di mana pun bertugas. Hal ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Jadilah perwira kesatria pelindung bangsa yang juga kontributif sebagai sarjana, bervisi jauh ke depan, inovatif, menguasai teknologi, dan aktif berperan dalam pembangunan nasional,” tutup Maruli.*