Bengkulu,reformasinews.com- Gubernur Helmi Hasan Resmikan Samsat Desa di Seluma, Layanan Pajak Kendaraan Kini Hadir Lebih Dekat
Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan meluncurkan program Samsat Desa di halaman Kantor Bank Bengkulu, Desa Sukaraja, Kabupaten Seluma, Kamis (19/2). Program ini dihadirkan untuk memudahkan masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor tanpa harus pergi ke ibu kota kabupaten atau kota.
Helmi Hasan menegaskan, kehadiran Samsat Desa merupakan langkah konkret pemerintah dalam mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat, khususnya dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor.
“Kita ingin masyarakat lebih mudah. Tidak perlu jauh-jauh lagi. Samsat Desa ini adalah komitmen kami agar pelayanan lebih cepat, mudah, dan transparan,” ujar Helmi.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong kesadaran masyarakat untuk taat pajak. Menurut Helmi, pajak kendaraan bermotor memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah.
“Pajak kendaraan ini kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan jalan, jembatan, pendidikan, kesehatan, dan program desa. Jadi, mari kita taat pajak sebagai kontribusi dalam membangun daerah,” katanya.
Pelayanan Samsat Desa ini didukung sejumlah mitra, antara lain Direktorat Lalu Lintas Polda Bengkulu, PT Jasa Raharja, dan Bank Bengkulu, guna memastikan layanan berjalan cepat, tertib, dan akuntabel.
Sementara itu, Rahmat (45), warga Seluma yang dikenal rutin membayar pajak kendaraan, mengaku sangat terbantu dengan hadirnya layanan tersebut.
“Sekarang lebih dekat dan praktis. Kami tidak perlu ke kota lagi. Ini sangat memudahkan dan tentu kami sebagai masyarakat jadi lebih semangat untuk taat pajak,” tuturnya.
Selain peningkatan pelayanan pajak, Pemerintah Provinsi Bengkulu juga menargetkan pembangunan infrastruktur jalan provinsi di Kabupaten Seluma pada 2025 dengan total anggaran berkisar Rp72,2 miliar hingga Rp85 miliar. Program tersebut menjadi bagian dari prioritas perbaikan jalan rusak berat, dengan fokus pada ruas Pasar Talo–Kembang Mumpo–Pring Baru, Simpang Tiga Ngalam–Pasar Ngalam, serta Sukaraja–Padang Capo.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Seluma.(rr)


