Banyuasin,reformasinews.com- Pertama di dunia, pertama di Indonesia di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan dibangun Pabrik Bahan Baku Bio Avtur PT. Green Power Palembang yang merupakan bahan bakar pesawat terbang yang ramah lingkungan di Tanjung Api-Api, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.
Bersama dengan Gubernur Sumatera Selatan, Dr. H. Herman Deru, SH., MH, Bupati Banyuasin, Dr. H. Askolani., SH., MH menghadiri Groundbreaking Pembangunan Pabrik Bahan Baku Bio Avtur, Selasa (20/1/2026).
Pada kesempatan istimewa ini, Askolani mengatakan bahwa momen ini merupakan hari yang sangat bersejarah bagi Kabupaten Banyuasin, dibangunnya Pabrik Bio Avtur pertama di dunia dan di Indonesia, lokasinya di Sungsang, Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin, Sumsel.
Tentu ini didukung oleh Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Pertanian dan oleh Gubernur Sumsel Bapak Herman Deru.
Dipilihnya Kabupaten Banyuasin ini sangat tepat dan pas mengingat Kabupaten Banyuasin merupakan penghasil kelapa terbesar nomor 6 (enam) di Indonesia dengan luas tanam 56 ribu hektar.
Oleh sebab itu, ini prospek yang paling strategis di samping industri terbarukan yang hadir di Kabupaten Banyuasin dan memberikan harapan besar terutama bagi petani kelapa di Banyuasin.
pemerintah Kabupaten Banyuasin siap membantu investasi yang masuk demi kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Banyuasin.
Hal yang sama disampaikan oleh Ketua Umum Indonesia Japan Business Network (IJBNET), Dr. Ir. Suyoto Rais, M.Eng bahwa Banyuasin tempat yang tepat dibangunnya Pabrik Bio Avtur mengingat Banyuasin salah satu penghasil kelapa tertinggi di Indonesia sekaligus pengalaman Sumsel yang banyak dalam pengembangan hilirisasi sebelumnya.
Presiden Director PT. Green Power Palembang, Ms. Emi Sekiya mengucapkan terima kasih atas sinergi yang kuat dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan Provinsi Sumsel sehingga dapat tergelarnya Groundbreaking pembangunan pabrik ini.
Tentu kedepannya, PT. Green Power Palembang akan berkontribusi dalam pembuatan bahan bakar pesawat terbang yang ramah akan lingkungan dengan pemanfaatan minyak dari buah kelapa.
Deputi Bidang Hilirisasi Investasi Strategis, Kementerian Investasi dan Hilirisasi BKPM RI, Heldy Satria Putra dalam hal ini menyatakan bahwa Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan merupakan lokasi yang tepat dibangunnya pabrik Bio Avtur ini, karena Sumsel memiliki banyak pengalaman hilirisasi.
Sedangkan Gubernur Sumsel Herman Deru meminta agar PT. Green Power Palembang dapat merekrut tenaga ahli bisa dari Jepang namun untuk karyawan biasa baiknya masyarakat lokal Banyuasin dan Palembang, Sumatera Selatan.
Pemberdayaan masyarakat lokal dan petani kelapa adalah wujud dari investasi itu sesungguhnya, dengan adanya yg pabrik ini membuka lowongan kerja dan meningkatkan kemampuan pemberdayaan ekonomi lokal di Sumatera Selatan.(dkf)


