Jakarta,reformasinews.com- – Dalam upaya menghidupkan kembali semangat pers yang berintegritas dan berkontribusi bagi bangsa, Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, menyampaikan kabar penting: Provinsi Riau telah ditetapkan sebagai tuan rumah perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2025.
Penetapan ini tak lepas dari hasil Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) PWI Pusat di Ancol, Jakarta, dan dua kali Rapat Pleno PWI Pusat yang menguatkan dukungan terhadap Riau sebagai pusat perayaan HPN.
Pengumuman ini disampaikan Zulmansyah dalam pertemuan dengan Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu dan Ketua Komisi Hukum dan Perundang-undangan Arif Zulkifli di Gedung Dewan Pers, Kamis (24/10/2024).
Kedatangan Zulmansyah memenuhi undangan resmi Dewan Pers yang tertuang dalam surat Nomor: 1234/DP/K/X/2024 terkait pembahasan pelaksanaan HPN 2025.
“PWI Pusat mengundang Dewan Pers serta seluruh konstituen untuk bersama-sama merayakan HPN 2025 di Riau. Acara ini akan berlangsung di Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar, dan Kabupaten Siak pada 5-10 Februari 2025,” ungkap Zulmansyah penuh antusias.
Langkah awal persiapan HPN 2025 dimulai sejak Mei 2024, ketika PWI Pusat merilis Surat Keputusan Nomor: 207-PLP/PP-PWI/2024 tentang penetapan Provinsi Riau sebagai tuan rumah.
Dukungan juga datang dari pemerintah daerah melalui Surat Gubernur Riau yang menyatakan kesiapan provinsi tersebut dalam menyambut HPN 2025 dan memberikan komitmen penuh untuk kelancaran acara.
Tidak hanya soal penetapan, PWI Pusat juga telah merampungkan struktur kepanitiaan inti. Bendahara Umum PWI Pusat, Marthen Selamet Susanto, dipercaya sebagai Ketua Panitia HPN 2025, didampingi Novrizon Burman sebagai Sekretaris.
Sebagai bentuk keseriusan, tema besar HPN 2025 telah diputuskan yaitu “Pers Berintegritas Menuju Indonesia Emas” dengan maskot Ikan Patin berbusana Melayu yang mencerminkan kekayaan budaya Riau.
Agenda kick-off HPN akan dilakukan pada 10 November 2024 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, bekerja sama dengan Badan Penghubung Provinsi Riau dan pengelola TMII.
Rangkaian kegiatan puncak HPN 2025 akan berlangsung selama lima hari, di antaranya melibatkan Kementerian Komunikasi dan Digital, serta berbagai konstituen Dewan Pers.
Agenda ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga wadah diskusi dan refleksi pers nasional dalam menghadapi tantangan era digital.
“Kami akan segera mengadakan rapat pleno untuk membahas pelaksanaan dan perayaan HPN 2025, sekaligus mendengar masukan dari konstituen Dewan Pers,” ujar Ninik.
Perayaan HPN di Riau bukan hanya sekadar seremoni, tetapi momentum untuk menyatukan langkah menuju pers yang lebih kuat dan berintegritas dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.*


