Sekprov Bengkulu dan Pertamina Tinjau Ketersediaan Elpiji Subsidi di Agen dan Pangkalan

oleh -35 Dilihat
PJ Sekprov Bengkulu Herwan Antoni Bersama PT Pertamina Tinjau Agenda dan Pangkalan Gas Elpiji Subsidi.Foto: mh

Bengkulu,reformasinews.com- Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama PT Pertamina (Persero) meninjau agen dan sejumlah pangkalan elpiji di Kota Bengkulu, Rabu siang (18/2), guna memastikan ketersediaan gas elpiji subsidi tabung 3 kilogram menjelang Ramadan.

Peninjauan dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, dimulai dari agen elpiji PT Integra Sarana Niaga di Jalan Ratu Agung Nomor 27B, Kelurahan Penurunan, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu.

Dari hasil pemantauan, stok elpiji 3 kilogram di Kota Bengkulu dinyatakan aman. Herwan mengimbau masyarakat tidak panik.

“Dari Pertamina dan agen menyampaikan stok aman. Sudah dialokasikan sesuai kebutuhan, jadi masyarakat jangan panik,” ujarnya.

Staf Administrasi PT Integra Sarana Niaga, Nanin, menjelaskan alokasi elpiji 3 kilogram pada Januari 2026 sebanyak 88.934 tabung, dengan realisasi penyaluran 89.600 tabung ke 101 pangkalan, terdiri atas tiga pangkalan SPBU dan 98 pangkalan umum.

“Setiap hari kami menyalurkan 3.360 tabung menggunakan enam truk, masing-masing memuat 560 tabung,” jelas Nanin.

Sales Branch Manager Pertamina Regional III Bengkulu, Syahro Muharram, menyebut harga eceran tertinggi (HET) elpiji 3 kilogram di Kota Bengkulu sebesar Rp19.000 per tabung. Pada 17 Februari, distribusi mencapai sekitar 59.000 tabung.

Selain itu, Pertamina juga menggelar promosi penukaran tabung subsidi ke Bright Gas bagi masyarakat yang ingin beralih ke nonsubsidi.

Usai dari agen, Herwan meninjau pangkalan LPG Bulang Putra di Jalan Danau serta melakukan inspeksi mendadak di SPBU Tebeng dan SPBU Kilometer 6,5 untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) tetap stabil selama Ramadan dan menjelang Idulfitri.(rr)