Walikota Dedy: Ancam Pedagang Pantai Jangan Lagi Jual Dogan 25 Ribu, Parkir Motor 5 Ribu

oleh -139 Dilihat
Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi Memberi Teguran Kepada Pedagang di Pantai Panjang jangan Lagi Ada Masalah dengan Pengunjung Seperti Sebelumnya Foto: ist

Bengkulu,reformasinews.com– Kawasan Pasir Putih, Pantai Panjang, menjadi fokus aksi gotong royong kebersihan yang dipimpin langsung oleh Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Wakil Walikota Ronny PL Tobing pada Rabu pagi (18/3/26).

Kegiatan ini turut dihadiri Kapolresta Bengkulu Kombes Pol. Rahmad Hidayat, Pj Sekda Medy Pebriansyah, serta jajaran pejabat Pemkot dan Polresta Bengkulu.

Di sela-sela aksi bersih tersebut, Walikota Dedy memberikan peringatan keras kepada para pedagang di kawasan wisata tersebut. Ia menegaskan tidak ingin lagi mendengar keluhan wisatawan terkait harga sewa lapak maupun kuliner yang tidak masuk akal atau fenomena “getok harga”.

“Saya tidak mau lagi dengar ada orang komplain sewa lapaknya sampai Rp500.000, kelapa muda Rp20.000–Rp25.000, es teh Rp25.000, hingga parkir motor Rp5.000,” tegas Dedy tidak main-main-main

Ia mengingatkan para pedagang untuk memberikan pelayanan terbaik dan menjaga citra Kota Bengkulu di mata wisatawan.

Dedy menekankan bahwa pemerintah tidak akan memberikan toleransi bagi oknum yang merusak nama baik kota dengan praktik harga yang mencekik.

“Nanti kalau ada itu (kenaikan harga tak wajar, red), mohon maaf, kita akan tindak, tidak ada tolerir. Saya tidak mau kota ini jelek gara-gara hal seperti itu,” tambahnya.

Untuk itu,Dedy mengajak seluruh elemen masyarakat dan pedagang untuk berkolaborasi menjaga kenyamanan pengunjung. Ia juga memastikan akan ada sanksi tegas bagi pihak-pihak yang kedapatan melakukan pungutan liar (pungli) di kawasan wisata Pantai Panjang.

“Tolong sama-sama kita kolaborasi. Yang pungli, tentu akan ada sanksi,”ujarnya.(rr)