Bengkulu,reformasinews.com – Mengawali hari kerja usai cuti bersama Idulfitri 1447 H, Pemerintah Kota Bengkulu menggelar acara Halalbihalal di Pendopo Merah Putih, Rabu (01/4).
Acara ini menjadi momentum bagi seluruh jajaran ASN untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan kualitas diri dalam melayani masyarakat.
Kegiatan diawali dengan apel perdana yang dipimpin langsung oleh Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, bersama Wakil Walikota Ronny PL Tobing. Hadir dalam kesempatan tersebut Pj Sekda Medy Pebriansyah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, hingga jajaran Camat dan Lurah, jajaran Pemkot se-Kota Bengkulu.
Dalam arahannya, Walikota Dedy Wahyudi menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin atas segala kekhilafan selama berinteraksi dalam kedinasan. Ia menekankan bahwa Ramadan telah melatih ASN untuk lebih sabar, disiplin, dan memiliki empati tinggi terhadap lingkungan sekitar.
“Mungkin dalam instruksi pekerjaan ada cara yang kurang pas atau kurang berkenan, maka di suasana Lebaran ini kita saling memaafkan. Kita ingin suasana kerja kembali segar dan harmonis,” ujar Dedy.
Lebih lanjut, Walikota memaparkan tiga kondisi hati manusia merujuk pada ajaran Imam Al-Ghazali sebagai bahan refleksi bagi para pegawai yakni :
1. Qolbu Salim (Hati yang Sehat): Hati yang bersih, selalu berprasangka baik, dan ringan tangan membantu sesama.
2. Qolbu Maridh (Hati yang Sakit): Hati yang dipenuhi rasa iri, dengki, dan gelisah melihat keberhasilan orang lain.
3. Qolbu Mayyit (Hati yang Mati): Hati yang sudah kehilangan seluruh nilai kebaikan.
Ia berharap seluruh ASN Kota Bengkulu memiliki Qolbu Salim agar mampu bekerja dengan ikhlas dan kompak.
“Kota ini butuh pengorbanan dan perjuangan kita bersama. Syukuri apa yang ada, kerja dengan baik, harus kompak dan solid,” tegasnya.
Sebagai bentuk keterbukaan pimpinan, Walikota juga menyatakan siap menerima aspirasi maupun kendala yang dihadapi pegawai selama 24 jam, baik secara langsung di kediaman maupun melalui pesan singkat.
“Bilamana ada sesuatu yang mungkin mengganjal, sampaikan baik-baik dengan pimpinannya. Andai juga tidak selesai, saya membuka diri 24 jam. Boleh ke rumah, boleh via WA, sampaikan, tapi jangan fitnah,” jelasnya.
Acara ditutup dengan sesi ramah tamah dan berjabat tangan antar seluruh jajaran Pemkot Bengkulu, mempertegas semangat baru untuk membangun kota yang lebih baik pasca merayakan hari kemenangan.(if/rr)


